Para pengguna internet tentu sudah sering menjumpai berbagai modus
penipuan yang dilakukan oknum tak bertanggung jawab. Mulai dari
menyebarkan virus, membuat situs palsu, atau juga jebakan lain yang
terlihat menggiurkan.
Namun dari begitu banyaknya jenis penipuan, Microsoft melalui National
Cyber Security Awareness Month (NCSAM) menyimpulkan bahwa ada 5 modus
penipuan yang paling sering dilakukan.
Laporan tersebut dibuat berdasarkan hasil survei pengguna internet di
beberapa negara. Tak disebutkan berapa jumlah korenponden yang
mengikutinya, namun Microsoft mengklaim sudah cukup mewakili berbagai
ancaman yang ada di internet.
Seperti yang dituliskan pada situs Microsoft dan dikutip detikINET, Rabu
(17/8/2012), berikut adalah 5 modus penipuan yang paling sering
dilakukan oleh para penjahat cyber.
1. Selamat, Anda Menang Lotre!
Pengguna internet mungkin sudah tidak asing dengan modus penipuan ini,
di sini calon korban akan dimingi-imingi uang benilai besar sebagai
hadiah lotre. Ya, meski tak pernah merasa sudah mengikuti lotre, namun
banyak sekali korban yang tertipu.
Namun alih-alih mendapatkan uang yang diinginkan, korban justru biasanya
dimintai mengisi data diri pada form khusus. Tapi ada juga yang malah
dibawa berkeliling menuju situs yang tidak jelas.
Hasil riset Microsoft menyebutkan bahwa penipuan jenis ini pernah dialami 44% koresponden mereka.
2. Antivirus Palsu
Penyebaran antivirus palsu memang kian menjadi-jadi. Pelaku biasanya
menakuti-nakuti korban dengan menyebutkan bahwa komputernya terinfeksi
virus berbahaya, ia pun sok menjadi pahlawan dengan menawarkan bantuan
pembersihan.
Tak dinyana, pelaku yang seolah-olah menjadi dewa penolong itu justru
akan memasukkan virus ke dalam komputer korban, atau menawarkan program
antivirus palsu yang berharga miring.
Modus seperti ini memang sudah lama beredar, saking lamanya malah sudah
ada pelaku yang berhasil dibekuk. Wanita ini pun diganjar dengan hingga
denda Rp 1,5 Triliun.
Hasil riset Microsoft menyebutkan bahwa penipuan jenis ini menguasai 40% dari hasil survei yang dilakukan.
3. Email Jebakan
Terkadang ada email yang mengaku-ngaku dari instansi atau perusahaan
tertentu. Tapi awas bisa jadi itu adalah salah satu modus penipuan jika
email tersebut mengandung link yang tidak jelas arahnya.
Terdengar aneh memang, namun modus penipuan seperti itu ternyata pernah dialami 39% koresponden yang mengikuti survei Microsoft.
4. Pangeran dan Putri Penipu
Pernah menerima email dari seseorang yang mengaku sebagai pangeran atau
putri dari negara tertentu? Jika iya, hampir dipastikan bahwa itu adalah
salah satu jenis penipuan yang paling populer.
Pelaku yang mengaku pangeran atau putri itu biasanya meminta pertolongan
kepada korban, biasanya berbentuk donasi dengan mengirimkan sejumlah
uang ke rekening yang sudah ditentukan.
Hasil riset Microsoft menyebutkan bahwa penipuan jenis ini menguasai 39% dari hasil survei yang dilakukan.
5. Janji Manis Kerja di Rumah
Bosan jadi pegawai dan ingin punya bisnis sendiri? Hal itu bisa dimanfaatkan penipu untuk menjerat para calon korbannya.
Di sini calon korban akan diiming-imingi salah satu cara untuk mencari
uang dari rumah, pekerjaan yang ditawarkan biasanya tidak sulit namun
bisa menghasilkan begitu banya uang.
Tapi awas, jangan langsung percaya. Sebab 38% koresponden Microsoft mengaku telah menemui penipuan sejenis ini.
Kelima modus yang telah disebutkan itu memang adalah jenis penipuan yang
paling populer, namun tak dipungkiri lagi jika di luar sana masih
banyak jenis penipuan lainnya. Termasuk melalui jejaring sosial yang
kian ramai.
Hasil survei tersebut juga menyebutkan bahwa hanya ada 12% dari total
koresponden yang merasa sudah terlindungi dengan baik, sedangkan sisanya
mengaku pernah terjebak dengan penipuan tersebut.
http://forum.detik.com/ini-dia-5-modus-penipuan-online-paling-populer-t544605.html?t=544605?df9933mc
Waspadalah 5 Modus Penipuan Online Paling Populer
Posted by
blogger asik
at
09.29
Next
« Prev Post
« Prev Post
Previous
Next Post »
Next Post »
